Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Kita Butuh Smartphone Lipat (Foldable)?

Steve Job? Ya, di industri ponsel siapa yang tidak tahu Steve Job. Dia adalah salah satu pendiri perusahaan Apple disamping Steve Wozniak. Dibawah kepemimpinan Steve Job, Apple menjadi perusahaan teknologi raksasa. Melalui Iphone dan Ipad, perusahaan Apple sempat menjadi "Trend Setter" dalam perkembangan dan "Inovasi" dunia ponsel saat itu. Sedikit buktinya adalah, waktu Iphone 6 diluncurkan pertama kali banyak sekali merek ponsel yang berusaha meniru desain ponsel Iphone ini. Maklum pada saat itu inovasi Apple bisa dibilang yang terbaik. Sehingga para produsen ponsel berlomba lomba meniru desain Iphone yang terkesan premium dan elegan itu. 

Tetapi semuanya berubah ketika Steve Job telah meninggal dunia pada tahun 2011. Apple kehilangan sosok yang "Visioner". Apple terlihat mandek dalam membuat inovasi di industri ponsel. Memang Apple tetap tidak kehilangan "Image" sebagai Gadget Premium. Tetapi sebagai salah satu raksasa teknologi, sepertinya tidak afdol jika tidak meneruskan visi dari Steve Job yang penuh inovasi sehingga Apple menjadi pelopor dalam inovasi ponsel.

xiaomiintro foldable phones


Mandeknya inovasi yang biasa dilakukan oleh Apple, rupanya dianggap sebuah kesempatan oleh salah satu perusahaan besar yang sudah cukup lama terjun di dunia ponsel. Yap, tebakan anda benar. Adalah Samsung yang awal awal karir menekuni produksi ponsel Android sempat mengalami tahap yang tidak mudah. Tetapi semakin hari Samsung terlihat menjadi penantang serius Apple dalam hal teknologi ponsel. Hal itu terlihat dari kemandiriannya dalam pembuatan chipset. Meskipun tetap memakai arsitektur dari ARM, Samsung mampu memproduksi chipset sendiri yang dinamai Exynos. Selain itu Samsung juga mampu meningkatkan nilai jual ponselnya berkat desain ponselnya yang bersaing dengan Apple. 

Satu hal inovasi yang dilakukan oleh Samsung sehingga publik melihat bahwa Samsung selangkah lebih maju dari Apple adalah ketika Samsung meluncurkan sebuah ponsel yang menjadi terbosan baru. Yaitu hadirnya sebuah Gadget Smartphone yang bisa dilipat. Pada awalnya ponsel ini cukup mendapatkan pergunjingan karena awal awal ponsel ini hadir masih banyak yang perlu dibenahi. Tetapi bukan Samsung namanya kalau tidak ngeyel. Akhir setelah beberapa kali pembenahan Samsung Galaxy Fold dan Galaxy Flip sudah layak untuk dijual kepada publik. Dengan adanya smartphone lipat atau Foldable smartphone ini apakah kita perlu untuk membelinya? Beriku ini pertimbangannya:

xiaomiintro samsung galaxy fold


1. Masih Mahal

Perlu diketahui, ketika ada sebuah teknologi baru yang diluncurkan tentu saja awal awal harganya pasti mahal. Itu wajar karena teknis pembuatannya juga cukup rumit, sehingga idenya tentu sangat mahal. Sekedar informasi saja, Samsung Galaxy Fold dijual sekitar 30 Jutaan, mungkin anda bisa mendapatkan lebih murah disekitar 27 Jutaan. Itu saja menurut saya masih sangat mahal. Kemudian untuk seri Samsung Galaxy Flip Z saja yang notabene lebih murah dari Samsung Galaxy Fold dijual sekitar 21 Jutaan, harga yang mirip dengan Iphone 11 Pro Max. Tentu dilihat dari harganya ini bukanlah ponsel yang dijual dengan segmen masyarakat umum. Ponsel ini mempunyai harga setara atau bahkan lebih mahal dari ponsel Flagship sekarang. 

2. Belum Waktunya

Sikap dari Samsung yang mempunyai visi untuk membuat smartphone yang bisa dilipat benar benar harus saya acungi jempol. Dimana Samsung Galaxy Fold benar benar membuat mata kita melihat smartphone ini datang dari masa depan. Tetapi perlu diingat, kebutuhan akan smartphone yang bisa dilipat ini masih terlalu dini atau bisa dikatakan belum waktunya. Apalagi dunia sedang mengalami pandemi virus corona yang menghantam industri ponsel diseluruh dunia. Mungkin sekitar tiga sampai lima tahun lagi smartphone lipat ini akan laris dipasaran. 

3. Terbatas

Tidak seperti kebanyakan ponsel pada umumnya, smartphone lipat ini sedikit variannya. Ada tiga pabrikan ponsel yang menjual smartphone lipat mereka yaitu Samsung dengan Galaxy Fold dan Flipnya, Motorola dengan versi RAZR, dan HUAWEI dengan Mate Xsnya. Selain pilihan terbatas, mungkin yang benar benar terbatas adalah yang dijual secara resmi adalah yang merek Samsung saja. Untuk Huawei dan Motorola belum secara resmi dijual disini.

4. Spesifikasi

Sudah menjadi hal yang umum bahwa smartphone lipat adalah ponsel dengan harga yang mahal. Sebenarnya produsen juga mempunyai pertimbangan agar ponsel tersebut tidak dijual dengan harga yang sangat mahal. Nah biasanya pertimbangan tersebut adanya pengurangan spesifikasi. Meskipun tidak signifikan (banyak yang dikurangi), tetapi tetap saja ada yang dikorbankan. Seperti pemasangan satu speaker saja, kamera biasa saja, ukuran baterai yang lebih kecil, tidak adanya fitur fast charging, tidak ada fitur tahan air, dll.

5. Ketahanan

Meskipun Samsung mempunyai seri smartphone yang bisa dilipat dijual bebas dipasaran, faktor ketahanan dari ponsel ini harus menjadi pertimbangan utama. Namanya ponsel lipat, tentu ada jangka waktu pemakaiannya. Apalagi ini yang dilipat adalah layarnya, jadi untuk ketahanannya jika pemakaian normal ponsel biasa lebih baik ketahanannya. Jika ponsel lipat ini rusak layar, tentunya harga untuk membetulkannya juga mahal.

Jadi gimana teman teman? Kayaknya nih maen game sama nonton Youtube pake Foldable Phones seru juga ya.  





Xiaomi Intro Official
Xiaomi Intro Official Techno Holic

Posting Komentar untuk "Apakah Kita Butuh Smartphone Lipat (Foldable)?"